TRENDING


 

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Tema : Sosialisasi dengan Pemuda dan Tokoh Masyarakat Kota Serang


RILISNUSA - Serang,Anggota DPR/MPR RI Komisi IX Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pilihan Provinsi Banten III, H. Tubagus Haerul Jaman mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. “Masyarakat harus memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sesuai kepribadian bangsa Indonesia. Di tengah arus globalisasi saat ini, sosialisasi Empat Pilar menjadi sangat penting,” karena menjadi kunci bagi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara yang harmonis dan sejahtera.
Empat Pilar Kebangsaan tidak sekadar dipahami sebagai aturan ataupun materi hafalan, melainkan menjadi pedoman penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berperan menjaga keutuhan Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya memberikan arah bagi masyarakat dalam bersikap, berpikir, serta bertindak sebagai warga negara yang menjunjung tinggi sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. Melalui pemahaman yang baik terhadap Empat Pilar, masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya persatuan, toleransi, serta rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.,"kata Haerul Jaman, mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI Kebangsaan tahap III yang dihadiri 150 peserta yang terdiri dari, para tokoh masyarakat dan Pemuda Kecamatan Serang Kota Serang bertempat di gedung serbaguna Kelurahan Sumur Pecung Kota Serang, Provinsi Banten, pada tanggal 17 Maret 2026 lalu.

Oleh karena itu, dalam kegiatan ini ditekankan pentingnya penguatan peran serta peningkatan kompetensi pemuda sebagai pelaksana kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Pemuda memiliki potensi dan peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan sosial di masyarakat, sehingga peningkatan kapasitas pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman terhadap tanggung jawab sosial menjadi hal yang perlu dilakukan secara berkelanjutan. Penguatan peran pemuda tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan, tetapi juga melalui pendampingan serta keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di lapangan. Dengan demikian, partisipasi aktif pemuda diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera secara berkelanjutan.

“Pemuda perlu memiliki kesadaran dan pemahaman yang memadai mengenai pentingnya nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pemahaman tersebut menjadi penting agar pemuda tidak hanya menjadi generasi penerus secara usia, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat nasionalisme, serta mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Haerul Jaman.

Redaksi
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image