Pemkab Blitar Gelar "Kebon Seni The Next Master of Wayang Shadow" untuk Regenerasi Dalang Muda
RILISNUSA - BLITAR,30 Januari 2026 – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Rumah Blitar Kreatif (RBK) Eks Kawedanan Wlingi menggelar kegiatan Kebon Seni The Next Master of Wayang Shadow pada Jum'at (30/01/2026). Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Blitar H. Rijanto ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian seni budaya lokal, khususnya seni wayang kulit.
Tujuan utama kegiatan ini adalah membina dan mengembangkan bakat anak-anak sebagai calon dalang muda, yang diharapkan menjadi penerus serta pengembang seni wayang kulit di masa depan. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, upaya regenerasi dalang menjadi sangat penting agar seni yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi ini tidak tergerus zaman.
Wayang kulit tidak hanya sekadar tontonan hiburan, melainkan juga menyimpan nilai-nilai moral, filosofi hidup, dan kearifan lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui Kebon Seni, generasi muda diajak untuk memahami dan menghargai makna di balik setiap cerita dan tokoh wayang, sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap hidup dan relevan dengan kehidupan masa kini.
Bupati Blitar H. Rijanto menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat berkelanjutan dan melahirkan talenta dalang muda yang berbakat. "Seni wayang kulit adalah warisan budaya bangsa yang harus kita jaga dan kembangkan bersama. Melalui program seperti ini, kita berharap dapat menemukan generasi penerus yang tidak hanya mahir dalam memainkan wayang, tetapi juga mampu menghadirkan sentuhan baru agar seni ini tetap diminati oleh masyarakat luas," ujarnya.
Pemkab Blitar juga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif pelestarian seni budaya lainnya, baik melalui penyediaan sarana prasarana maupun pelatihan yang terstruktur. Hal ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya Kabupaten Blitar dan menjadikan seni lokal sebagai daya tarik yang positif bagi perkembangan daerah.
Etik

.jpeg)