Penutupan Latihan Silat Cimande Kesti TTKKDH di Pandeglang, Perkuat Silaturahmi dan Pembinaan Generasi Muda
0 menit baca
RILISNUSA - Pandeglang – Kegiatan penutupan latihan Silat Cimande yang digelar keluarga besar Kesti TTKKDH Kabupaten Pandeglang berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman Agus Lang Lang selaku Ketua DPC Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu (14/2/2026).
Penutupan latihan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaranggota dan para tokoh padepokan di wilayah Kabupaten Pandeglang. Turut hadir sejumlah tokoh TTKKDH dari berbagai padepokan kecamatan, di antaranya Abah Sajaj, H. Dadan, serta para sesepuh dan pendekar yang selama ini aktif membina generasi muda dalam seni bela diri tradisional.
Dalam sambutannya, Agus Lang Lang menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta yang konsisten mengikuti latihan. Ia menekankan bahwa silat Cimande bukan sekadar olahraga atau keterampilan bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai persaudaraan.
“Melalui latihan ini, kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki sikap hormat kepada orang tua, guru, dan sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Abah Sajaj mengingatkan pentingnya menjaga ajaran dan etika persilatan agar tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberlangsungan TTKKDH di Kabupaten Pandeglang sangat ditentukan oleh komitmen bersama untuk menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi nilai luhur warisan para pendahulu.
Acara penutupan diisi dengan doa bersama, ramah tamah, serta penampilan demonstrasi jurus oleh para peserta sebagai bentuk evaluasi dan apresiasi atas proses latihan yang telah dijalani.
Melalui kegiatan ini, diharapkan TTKKDH Kabupaten Pandeglang semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai penjaga budaya sekaligus wadah pembinaan generasi muda. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam acara tersebut menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan dan budaya luhur masih terpelihara dengan baik di tengah masyarakat.**


