JANJI! Dinsos Pandeglang Bungkam, Rumah RTLH Ibu Sumiati di Tanagara Nyaris Roboh*
RILISNUSA - Pandeglang,Janji tinggal janji. Itulah yang dirasakan Ibu Sumiati, warga Kampung Carodok Lebak, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Rumahnya yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sudah 2 tahun dijanjikan akan direhab oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, namun hingga kini tak kunjung terealisasi.
Kondisi rumah panggung berbahan bilik bambu dan kayu lapuk itu sangat memprihatinkan. Atap genteng banyak yang bocor dan hampir roboh, dinding anyaman sudah jebol dimakan usia, serta tiang penyangga sudah keropos. Ibu Sumiati terpaksa bertahan hidup di tengah ancaman rumah ambruk.
Menurut informasi warga, proposal dan pendataan sudah berulang kali dilakukan. Pihak Dinsos Pandeglang selalu beralasan akan segera direalisasikan, baik melalui anggaran kabupaten, provinsi, maupun pusat. Namun faktanya, hingga Oktober 2026 ini, belum ada satu pun material bangunan yang turun.
"Dinsos Pandeglang hanya janji dan janji sampai sekarang tidak terealisasi. Sudah minta ke pemerintah kabupaten maupun provinsi dan pusat, tapi Rumah Ibu Sumiati di Kp. Carodok Lebak Desa Tanagara sudah 2 tahun dikasih janji melulu mau direhab," ujar sumber warga kepada rilisnusa.com
Warga meminta Bupati Pandeglang, Gubernur Banten, dan Kementerian Sosial RI turun tangan melihat langsung kondisi di lapangan. Jangan sampai program RTLH hanya menjadi alat pencitraan di atas kertas, sementara rakyat miskin dibiarkan tinggal di rumah yang tidak layak huni.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang belum memberikan keterangan resmi.
*Penulis: TIM INVESTIGASI RILISNUSA.CO.M
