Pemkot Tangerang Gelar Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi, Targetkan 150 Peserta di Tahun 2025
RILISNUSA - Kota Tangerang,Pemerintah Kota Tangerang kembali menyelenggarakan pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja konstruksi di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas tenaga pemeliharaan infrastruktur daerah.
Kepala penyelenggara kegiatan dalam laporannya menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan bukti resmi bahwa tenaga kerja memiliki kemampuan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, kualitas infrastruktur yang dibangun maupun dipelihara dapat semakin terjamin.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kompetensi tukang pemeliharaan, memberikan pengakuan formal melalui sertifikat, serta mendukung peningkatan mutu infrastruktur kota melalui tenaga kerja profesional,” ujarnya.
Program Berkelanjutan Sejak 2024 Program ini telah berjalan sejak tahun anggaran 2024, dengan total 100 peserta yang mengikuti dua tahap kegiatan:
1. Tahap pertama (Agustus 2024): 50 peserta dari bidang bangunan, bidang AMAL, UPT rumah susun, dan UPT pemakaman, mengikuti uji keterampilan tukang pasang bata, tukang plester, dan tukang besi.
2. Tahap kedua (Oktober 2024): 50 peserta tukang bangunan sipil dari tenaga pemeliharaan taman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Sekretariat Daerah.
Memasuki tahun anggaran 2025, Pemkot Tangerang menargetkan 150 peserta dalam tiga tahap pelaksanaan.
Tahap Pelaksanaan 2025 Tahap pertama telah dilaksanakan pada 18 Juni 2025, diikuti 50 peserta dari tenaga pemeliharaan jalan bidang operasional Dinas PUPR, terdiri atas:
1. Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan Level 2 (paving) – 30 orang
2. Pelaksana Lapangan Pekerjaan Saluran Irigasi Level 2 (pemasangan batu kali) – 20 orang
Tahap ketiga, yang berlangsung saat ini, diikuti 50 peserta dari beragam unit kerja, antara lain Dispora, Bagian Umum Setda, UPT Rusunawa, UPT Pemakaman, Bidang Air Minum dan Air Limbah Dinas Perkimtan, serta perwakilan BKM yang menangani program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Adapun jabatan kerja yang diuji pada tahap ini meliputi:
1. Tukang Bangunan Gedung
2. Tukang Pasang Ubin Level 2
3. Tukang Pasang Ubin Level 1
Apresiasi kepada Seluruh Pihak Pada kesempatan tersebut, penyelenggara memberikan apresiasi kepada Camat Batuceper atas dukungan penyediaan lokasi uji sertifikasi. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh OPD yang telah menugaskan peserta, serta kepada LSP Gatensi Karya Konstruksi selaku mitra pelaksana kegiatan pembekalan dan uji kompetensi.
“Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa depan. Kami berharap kegiatan berjalan lancar, menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, dan membawa manfaat bagi pembangunan berkelanjutan di Kota Tangerang,” disampaikan dalam penutupan laporan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan undangan kepada Wali Kota Tangerang untuk memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan pembekalan dan uji sertifikasi kompetensi kerja tahun 2025. ADV



.jpeg)