Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Tema : Sosialisasi dengan Kader dan Pemuda Kota Serang
RILISNUSA - Serang,Anggota DPR/MPR RI Komisi IX Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pilihan
Provinsi Banten II, H. Tubagus Haerul Jaman mengatakan Empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI
sendiri, menjadi landasan ideologis dan konstitusional yang menentukan arah dan
identitas bangsa. Pemahaman mendalam terhadap keempat pilar ini krusial, karena
menjadi kunci bagi keberlangsungan hidup berbangsa dan bernegara yang harmonis
dan sejahtera.
"Empat Pilar Kebangsaan bukan
hanya sekedar konsep, tapi merupakan penopang berkelanjutan bangsa. Memahami
serta mengamalkan nilai-nilai empat pilar adalah tanggung jawab Bersama sebagai
generasi penerus bangsa," kata Haerul Jaman, mensosialisasikan Empat Pilar
MPR RI Kebangsaan tahap VII yang
dihadiri 150 peserta yang terdiri dari, para kader dan Pemuda Se-kota Serang bertempat di gedung serbaguna Kelurahan Sumur Pecung Kota Serang, Provinsi Banten, pada tanggal
09 Desember 2025 lalu.
Menanamkan nilai-nilai
Empat Pilar Kebangsaan pada generasi muda, sebagai calon penerus yang akan
menentukan arah bangsa di masa mendatang. Penguatan keempat pilar perlu dilakukan
secara menyeluruh dan berkesinambungan. Pendidikan karakter serta pembelajaran
kewarganegaraan yang menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak usia dini menjadi
fondasi penting. Penegakan hukum yang konsisten, adil, dan berlandaskan UUD
1945 akan membangun rasa kepercayaan serta keadilan di tengah masyarakat. Upaya
mempromosikan budaya, menumbuhkan toleransi, dan menghargai keberagaman juga
berperan dalam memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika. Di sisi lain, peningkatan pemahaman mengenai
bela negara dan penguatan sistem pertahanan turut menjaga kokohnya NKRI.
Sebagai contoh, penerapan program pendidikan karakter di sekolah serta
inisiatif pemberdayaan masyarakat dapat menjadi langkah nyata untuk memperkuat empat
pilar kebangsaan secara terpadu.
Peran para kader dan pemuda dalam kegiatan sosial sangat
penting. Mereka tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga
mendorong sikap toleran melalui media sosial maupun aktivitas langsung di
masyarakat. Pemuda dapat membuat konten kreatif yang mengajak teman sebaya
menerapkan nilai-nilai Pancasila, serta aktif dalam forum diskusi dengan
menyampaikan pendapat secara bijak tanpa terjebak ujaran kebencian atau
informasi palsu.
“Masyarakat perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang
kondisi kehidupan sekarang, termasuk soal kedaulatan rakyat dan kedaulatan
negara. Kehadiran DPR diharapkan mampu memperjuangkan berbagai aspirasi yang
disampaikan oleh masyarakat,” tutur Jaman sebelum kegiatan Empat Pilar ditutup.
yusup

