STOP KORUPSI INFRASTRUKTUR! USUT TUNTAS PROYEK GAGAL & TENDER KUSUT DI BANTEN , KOMPAS SOROTI DUGAAN GAGAL NYA PROYEK SERTA DUGAAN MAL ADMINISTRATIF CV KOPI PAIT
RILISNUSA - Serang, 25 Mei 2026 - Uang rakyat dihambur-hamburkan! Dua proyek infrastruktur di Banten kembali jadi bukti dugaan bobroknya tata kelola anggaran. Kami, Koalisi Mahasiswa Pejuang Integritas ( KOMPAS) menyatakan sikap:
1. PROYEK RP9,3 MILIAR DI CIMoyan di Duga GAGAL TOTAL!
Proyek jalan dan tanggul di Desa Cimoyan, Kec. Pati, senilai Rp9,3 Miliar yang dikerjakan CV. Masa Agung Jaya diduga ambruk sebelum waktunya.
Ini bukan “kegagalan teknis”. Ini adalah kesengajaan! Lemahnya perencanaan, asal-asalan dalam pelaksanaan, dan nol pengawasan adalah resep korupsi berjamaah. Rakyat yang jadi korban. Negara yang dirugikan miliaran rupiah. Pungkas Andhika
2. TENDER JEMBATAN MEKARSARI OLEH CV KOPI PAIT DI DUGA SBU TELEH DI CABUT
Proyek jembatan di Desa Mekarsari, Kec. Carenang, dimenangkan *CV. Kopi Pait*. Tapi legalitas dan administrasinya buram.
Ini pola lama: lelang formalitas, pemenang sudah diatur. Verifikasi sengaja dilonggarkan untuk buka jalan bagi KKN. Anggaran publik jadi bancakan kroni!Ini bukan kelalaian. Ini KEJAHATAN TERSTRUKTUR! Tegas Andhika , kompas Atas dasar itu, menuntut
1. Copot & Audit Total Dinas terkait dan PPK proyek. Buka semua dokumen kontrak dan BAPP!
2. BPK & Inspektorat segera turun audit investigatif. Jangan main petak umpet dengan data!
3. Kejaksaan & KPK usut indikasi pidana korupsi, kolusi, dan nepotisme. Tangkap aktor di balik layar!
4. Blacklist CV. Masa Agung Jaya dan CV. Kopi Pait dari seluruh proyek pemerintah jika terbukti bersalah!
RAKYAT TIDAK BUTUH JALAN YANG AMBLAS. RAKYAT BUTUH PEJABAT YANG WARAS Tegas Andhika
Kompas akan menggelar aksi nya dan besar besaran atas dugaan kasus korupsi di Banten dalam hal ini Kompas ikut andil dan menyikapi dinas PUPR provinsi Banten dalam hal ini
Kompas juga mendesak agar kepala dinas PUPR provinsi Banten agar segera di copot dari jabatannya sebagai kepala dinas PUPR provinsi Banten
Kompas akan terus mengawal kasus ini sampai selesai jika perlu kompas akan menggelar aksi di Kejati Banten agar Kejati Banten segera mendalami dugaan kasus tersebut.
MS

